Mukjizat Nabi Muhammad, Membelah Bulan

Pada suatu ketika, tepat di malam bulan purnama, tidak lama setelah bulan terlihat menggantung di langit, di atas bukit Hirå’, seseorang kafir mendekati Nabi dan meminta beliau untuk membelah bulan menjadi dua sebagai bukti bahwa dirinya benar-benar utusan Allah. Ada banyak orang lain yang juga hadir, termasuk kaum beriman dan mereka masih ragu-ragu. Ketika permintaan itu dikabulkan, semua mata memandang bulan. Mereka amat terpana melihat bulan terbelah dua, satu sama lain saling menjauh hingga masing-masing memancarkan sinarnya di dua sisi bukit. “Kalian telah menyaksikan,” kata Nabi. Namun, orang-orang yang mengajukan permintaan itu menolak mukjizat ini dan menganggap Nabi hanyalah tulang sihir, dengan menuduh bahwa beliau telah melemparkan ajian sihir kepada mereka. Sebaliknya, kaum mukmin bergembira, dan beberapa orang yang ragu-ragu akhirnya masuk Islam.

3 thoughts on “Mukjizat Nabi Muhammad, Membelah Bulan”

  1. Mukjizat nabi dibuktikan oleh Sang Maha Pencipta. Orang-orang kafir, antara percaya dengan tidak melihat secara langsung Terbelahnya bulan, terlihat oleh seluruh penduduk mekah, madinah, bahkan penduduk Asia dan Afrika. pada masa itu menjadi bahan pembicaraan yang hangat, dan sekarang pada Penemuan NASA, pada foto bulan membuktikan bahwa bulan pernah terbelah.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s